• Rabu, 08 Mei 2013

      Contoh Pembuatan Artikel


                                   TEMPAT SAMPAH BERPINDAH ALIRAN SUNGAI BERPINDAH

                                                                   Oleh : Badai Waramang

                          Masalah lingkungan semakin lama semakin besar dan meluas. Ibarat bola salju yang menggelinding, semakin lama semakin besar. Dampak-dampak yang terjadi terhadap lingkungan tidak hanya berkait pada satu atau dua segi saja, tetapi kait mengait sesuai dengan sifat lingkungan yang saling mempengaruhi antara yang satu dengan yang lain. Apabila satu aspek dari lingkungan terkena masalah, maka berbagai aspek lainnya akan mengalami dampak atau akibat pula. Banyak sungai yang telah berubah menjadi tempat sampah dan pohon-pohon di hutan yang ditebangi membuat resiko terjadinya banjir menjadi lebih besar.
                          Akibat dari hal ini, di Desa Sukamaju, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat  terlanda banjir dari air luapan sungai sekitar pemukiman warga.
      “ Banjir ini bisa terjadi dikarenakan banyak warga Sukamaju yang membuang sampah sembarangan ke sungai di sekitar tempat tinggal mereka “ jelas Desy warga desa Sukamaju, Rabu(17/1/2013).
      Desy menjelaskan bahwa setiap harinya warga sekitar sering sering sekali membuang sampah rumah tangga ke sungai di tepi sekitar tempat tinggal mereka. Selain itu masyarakat juga sering menebang pohon-pohon di hilir sungai yang berfungsi sebagai pembendung lebarnya aliran sungai untuk mencukupi kebutuhan mereka tanpa menggantinya dengan tanaman yang baru, sehingga semakin hari aliran sungai semakin lebar dan dangkal.
                        “ Hal ini juga dipicu dengan kurangnya kesadaran masyarakat Sukamaju tetang peran lingkungan dalam menjaga keseimbangan alam “ ujar Desy. Hal ini didukung dengan sikap warga yang selalu membuang sampah ke sungai dan menebang pohon-pohon tanpa mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan dari perilaku tersebut.
                           Pada mulanya masalah lingkungan hidup merupakan masalah alami, yakni peristiwa-peristiwa yang terjadi sebagai bagian dari proses natural. Proses natural ini terjadi tanpa menimbulkan akibat yang berarti bagi tata lingkungan itu sendiri dan dapat pulih kemudian secara alami. Tapi tidak dapat dipungkiri lagi bahwa campur tangan manusia dalam kerusan alam yang bersifat fatal membuat proses pemulihan alam menjadi terganggu dan bahkan berhenti. Sehingga dibutuhkan kesadaran dari tiap individu untuk membenahi segala perilaku yang telah diperbuat dan ddidukung dengan tindakan membenahi lingkungan dengan mengganti pohon yang telah ditebang dengan pohon yang baru. Menutup lubang kesalahan dengan tanah penebusan dosa.



      0 komentar:

      Poskan Komentar

      Subscribe To RSS

      Sign up to receive latest news